Palembang - Mitsubishi masih mempertahankan mesin lama di all new Pajero Sport varian GLX dan Exceed, sementara varian Dakar baik tipe 4x2 maupun 4x4 sudah menggunakan mesin baru 4N15 2,4 liter MIVEC yang dilengkapi turbocharged dan intercooled.



Mengomentari hal ini, Corporate General Manager of Mitsubishi Motors Corporation (MMC) Koichi Namiki menjelaskan, mesin lama yakni 4D56 2,5 liter DI Commonrail DOHC masih digunakan karena memiliki performa yang baik dan dibutuhkan konsumen.

"Sebenarnya engine yang sebelumnya itu sudah memiliki performence yang baik, karena masih ada kebutuhan di masyarakat. Tidak hanya untuk teknologi terbaru tapi juga mesin yang sudah reliable sebelumnya," terang Namiki.

Kasus pada all new Pajero Sport GLX dan Exceed ini sama dengan pikap kabin ganda all new Triton yang masih menggunakan mesin lama karena masih diminati konsumen.

"Maka sama situasinya seperti di pick up truck (Triton) yang memang banyak konsumen pergunakan. Mereka tidak hanya memikirkan teknologi terbaru tapi juga memikirkan tentang bagaimana mempertahankan sesuatu yang sudah mereka percayai bertahun-tahun. Mungkin, apabila teknologi baru itu masuk, kami juga tidak ingin kepercayaan terhadap teknologi lama berkurang," tambah dia.

Alasan lainnya, kata Namiki, terkait kapasitas produksi mesin yang masih terbatas. Pihaknya bisa saja menambah investasi untuk mempercepat produksi mesin baru.

"Karena kapasitas untuk produksi pasti ada batasnya dan apabila produksi tersebut meningkat akan ada investasi tambahan untuk memproduksi engine yang lebih banyak lagi," ujarnya.

Comments


Leave a comment